Monday | October 31, 2005

Subsidi Bandwith Internet 512K-1M u ICT SMK

ICT Subsidi 512 - 1 mega klo 1 ict diberi subsidi bandwith 1 mega, agar seua SMP, SMA, SMK di kab tsb terkoneksi ke wan kota, dengan antene bikinan (SMKN 4) pontianak, utk setiap client, apa yang mungkin terjadi? Kita lagi merancang besaran bandwith utk 200-350kab. untuk tahun depan.

Tolong Saran nya.....

Posted by ~ghp~ at 04:22:53 | Permanent Link | Comments (19) |
Comments
1 2
1 - Sangat Setuju Pa,

Sewa Bandwith di Indonesia masih amat sangat mahal, jangankan bagi Level Sekolah Menengah, Level Perguruan tinggi dan bahkan Level Departemen Pun masih banyak yang pikir2 untuk sewa bandwith sendiri sesuai kebutuhannya. So Solusi yang tepat pemerintah harus dapat mensubsidi hal tersebut.

Salah satu hasil penelitian yang dilakukan oleh APT (Asia Pacific Telecommunity) bersama Pakar ICT Prof. Kenji Saga dari Jepang, terhadap "Efektifitas OSOL+CAP SECARA UMUM" yang dilakukan dari Desember'04 sd April'05, menyebutkan:

"...tambahan biaya listrik, biaya koneksi ke internet, honor tenaga teknisi IT atau ICT yang belum tersedia di anggaran sekolah (dari DIKNAS) membuat kepala sekolah serba salah/Stress...."

(dikutip dari millis asosiasi-warnet@yahoogroups.com, Fri 28 Oct 2005 16:48:42 -0700(PTD), From Naswil Idris (Chief Researcher dari APT)

So, demi jalannya ICT dilingkup pendidikan Indonesia, yang realistis untuk saat ini salah satunya adalah Adanya Subsidi Bandwith Internet yang cukup terutama bagi sekolah2 di luar Kota2 besar. (Comment this)

Written by: Herdiana at 2005/10/31 - 06:19:00
2 - sekedar bebagi pak..

akan lebih baik pake tahapan pak dan bentuknya bukan sumsidi alias gratis tapi bandwidth murah jadi ada tibal baliknya, jadi programnya bisa jalan terus dan tidak tenggelam di tengah jalan dan kalo sudah maju mereka bisa swadaya sendiri atau bekerja sama dengan dinas wilayahnya jika sumsidinya habis.

dan salah satu masalah mendasar di sekolah adalah mahalnya perangkat client, jika Dikmenjur bisa subsidi disisi client dengan antena buatan smk 4 pontianak akan lebih cepat lagi penetrasinnya ke sekolah2 di daerah pak. :) (Comment this)

Written by: sindu at 2005/11/08 - 18:42:47
3 - Keluhan di tingkat sekolah memang terletak pada besarnya biaya untuk bandwith itu sendiri, konsep bapak sangat bagus. Sayang Kab kami ICT Center tidak lolos kapan kami boleh mendapat prioritas. (Comment this)

Written by: Surdi at 2005/11/09 - 00:54:23
4 - Keluhan di tingkat sekolah memang terletak pada besarnya biaya untuk bandwith itu sendiri, konsep bapak sangat bagus. Sayang Kab kami ICT Center tidak lolos kapan kami boleh mendapat prioritas. (Comment this)

Written by: Surdi at 2005/11/09 - 00:55:32
5 - Jika nanti benar-benar disubsidi, maka harus dilakukan secara selektif terhadap penerima subsidi, jangan sampai salah sasaran, sekolah yang tidak bisa mengelola dan mengoperasikan WAN dengan baik jangan di beri, kerena akan sia-sia bandwidth yang ada. Kalau perlu subsidi diberikan di SMK yang sudah mulai kelihatan aktifitas WAN-nya. (Comment this)

Written by: Sunaryo at 2005/11/09 - 01:09:20
6 - Laporan dari daerah Pak.
Bapak 2 hal tersebut, bandwith dan antene client memang menjadi hambatan ekspansi wan kota, Kabupaten Tabalong Kalsel, bisa gabung IM2 karena disubsidi pemda, tapi kan terbatas..
Saya sangat setuju untuk bantuan bandwith itu, dn saya juga sependapat dengan komentar yang lain perangkat antene jangan gratis tapi murah sehingga ada dana kontribusi yang dapat digulirkan untuk sekolah yang lain.
Insya Allah nantinya subsidi dari pemda kami akan kami alihkan untuk pengadaan antene client yang dari SMKN4 pontianak itu. juga untuk menyiapkan contentnya, karena kalau isinya gak menarik orang juga gak akan gabung. Selain itu juga kami lagi mengkader SDM IT, semakin lama semakin banyak perlu orang. kalau ada yang mau gabung ke Tanjung ditunggu.
Bapak program ini harus sinergi dengan relay TV Edu dan studio mininya, untuk menjangkau daerah terpensil yang tidak terjangkau Wan kota.

Wassalam (Comment this)

Written by: Syam Indra Permana at 2005/11/09 - 01:13:11
7 - Solusi prangkat client murah dari SMKN 4 Pontianak akan sangat membantu. Kesulitan utama calon client untuk bergabung dengan WAN adalah perangkat yang mahal. Belum lagi tower. Itu berat bagi sekolah2 di kota kecil seperti di tempat kami.
Sementara untuk bandwith, subsidi bersyarat untuk kami cukup tepat, mengingat dari pihak terkait, dukungan moril aja terkadang 'syusyah'. Sementara, urunan dari komunitas pun belum mencukupi.
Tapi, tak ada yg tak mungkin, perlahan-lahan komunitas bertambah besar seiring dengan berubahnya pola pikir. Alhamdulillah.... (Comment this)

Written by: Mang Odo at 2005/11/09 - 04:33:01
8 - Subsidi Bandwith, terutama untuk quota mohon bisa disesuaikan .. terutama untuk keperluan akses internet yang menggunakan WAN ... karena antara kota besar dan kota kecil tidak sama jumlah sekolahnya ... sehingga perlu memperhatikan usulan atau analisa dari diknas setempat .. supaya dapat tepat guna serta diknas setempat merasa dilibatkan dalam kegiatan internetisasi SMK se Indonesia ini ... THX (Comment this)

Written by: Jarwanto at 2005/11/09 - 09:45:24
9 - Saya setuju subsidi bandwith diartikan dengan harga bandwith yang murah tak usah gratis. Bayangkan saja di Temanggung 64 Kbps 1:?? harganya 4 Juta (harga khusus edu) Ini problem klasik di berbagai daerah (miskin) tidak hanya di Temanggung. Kenapa Depdiknas tidak sewa satu transponder satelit untuk membuat online sekolah, pembelajaran interaktif jarak jauh? Uang komite siswa cuma 40 rb. Darimana sekolah dapat membayar? Siswa kebanyakan golongan ekonomi lemah.
Sayangnya di Temanggung belaum ada ICT Center, baru tahun depan kami akan mengajukan proposalnya, semoga bisa lolos.
 (Comment this)

Written by: Herman at 2005/11/10 - 03:20:17
10 - Semoga subsidi bandwithnya cepat sampai di kota-kota kecil, agar semua daerah dapat mencicipi akses internet yang nyaman dan murah (Comment this)

Written by: Gatra at 2005/11/11 - 16:04:16
Write a comment






1 2